Latest Post



Kisah haru kembali dipertontonkan Djarot setelah dirinya resmi dilantik menjadi gubernur DKI menggantikan posisi Ahok. Djarot telah resmi menjabat Gubernur DKI Jakarta setelah dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara pada Kamis (15/6/2017) pagi.

Jujur melihat raut wajah Djarot, saya tidak melihat ada rasa bahagia dirinya diangkat menjadi gubernur. Djarot memang tersenyum, tapi senyumnya tidak selepas seperti biasanya ketika sedang bersama Ahok. Bahkan, Djarot juga tidak mempersiapkan apa-apa menjelang pelantikannya. Djarot seperti tidak mempersoalkan jabatan barunya.

Sikap Djarot yang seperti ini memang wajar. Djarot sangat menghormati Ahok. Dia tidak mungkin bisa berbahagia dengan jabatan barunya disaat sahabat sejatinya justru harus mendekam di penjara. Djarot hanya pasrah menjalani jabatan barunya. Jika pun misalnya dia tetap menjadi Plt gubernur, saya yakin Djarot tidak akan mempersoalkan.

Djarot tidak mungkin bisa berbahagia diatas penderitaan sahabatnya. Kembali Djarot mengenang masa-mas indah bersama sahabatnya. Dia kembali menceritakan perjalanan kerjanya dengan Ahok dalam memimpin Jakarta.

Djarot menyebut bahwa kerjanya sekarang itu berbeda saat Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sekang dia harus bekerja sendiri.

“Kalau dulu kan ada Pak Ahok enak membaginya ya,” ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (15/6/2017).

Saat masih menjabat sebagai wakil gubernur, Djarot menyebut dia lebih banyak bekerja di luar, sementara Ahok, sebagai gubernur, menyelesaikan pekerjaan di kantor.

“Koordinasi lebih enak, bisa bagi itu, bagi waktu, bagi tugas. Sekarang kan kami sendiri,” kata dia.

Bekerja sendiri, kata Djarot, lebih berat dibandingkan bekerja berdua. Namun, Djarot menyebut pekerjaan harus tetap diselesaikan karena merupakan tanggung jawab.

“Makanya saya bilang sama temen-temen birokrasi, ini kerja kami harus maksimal lho sehingga sampai bulan Oktober kami bisa memberikan yang terbaik untuk warga Jakarta,” ucap Djarot.


Setelah resmi menjadi gubernur, Djarot juga ingin berbagi kebahagiaan dengan Ahok. Dirinya tidak mungkin bisa melupakan Ahok. Djarot berencana menemui Ahok di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada Kamis (15/6/2017) ini.

Djarot menuturkan, sebelum dilantik sebagai gubernur, Djarot juga sudah menemui Ahok untuk berdiskusi. Oleh karena itu, setelah dilantik pun dia akan kembali berdiskusi dengan Ahok. Djarot mengatakan bahwa bagaimana pun juga apa yang terjadi pada hari ini itu tidak lepas dari kenegarawanan Ahok. Ahok lebih mementingkan kepentingan pemerintahan dibandingkan dirinya sendiri.


“Dengan pengunduran diri Pak Ahok, maka proses penetapan definitif itu bisa menjadi lebih cepat,” ucapnya..

Tidak Mau Menempati Ruang Kerja Gubnernur

Saya yakin Djarot belum bisa move on dari Ahok. Djarot sangat menghormati Ahok. Rasa penghormatannya kepada Ahok terlihat dari sikap Djarot yang tidak mau menempati ruang kerja gubernur DKI. Meski sudah menjadi gubernur, Djarot menyatakan akan tetap bekerja di ruang wakil gubernur (wagub) yang berada di lantai 2, Balai Kota DKI Jakarta, dan tidak akan pindah ke ruang kerja gubernur di lantai dasar Balai Kota DKI Jakarta.

Sejak masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Djarot juga tetap bekerja di ruang wagub dan hanya sesekali menggelar pertemuan atau rapat di ruang kerja gubernur.

Mengapa Djarot tidak mau menempati ruang kerja gubernur padahal dia sangat berhak untuk itu?

Rasa hormat Djarot kepada Ahok memang sangat luar biasa. Bagi Djarot, dirinya sampai kapanpun adalah wakil Ahok. Dia tidak mau mengutak-atik ruang kerja yang selama ini ditempati oleh Ahok. Djarot begitu tawadlu dan selalu merasa dibawah Ahok.

Sikap Djarot sangat berbeda sekali dengan Sumarsono yang tidak ada rasa segan menempati ruang kerja Ahok ketika menjadi Plt Gubernur DKI.

Entah sikap hormat seperti apalagi yang diperlihatkan oleh Djarot untuk Ahok. Tidak ada sedikitpun gelagat untuk menyaingi Ahok. Padahal dalam politik, lawan bisa jadi kawan, sebaliknya kawan bisa jadi lawan. Tidak sedikit antar ketua dan wakil saling berkhianat satu sama lain.

Hal ini berbeda dengan Ahok-Djarot. Keduanya sangat kompak dan saling bahu membahu. Tidak ada yang saling menjatuhkan dan merasa paling pintar sendiri. Ahok tidak menganggap Djarot sebagai wakil, namun sebagai partner kerja yang sejajar. Saya yakin persahatan Ahok-Djarot akan terus berjalan mesra meskipun sudah tidak berpartner dalam jabatan pemerintahan.




Djarot Saiful Hidayat resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dia memimpin Ibu Kota seorang diri, tanpa didampingi wakil.

Usai dilantik, Djarot mengaku merindukan sosok pendamping seperti Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat ini.

"Ya pasti kangen. Sekarang saya merasakan dua fungsi kan kita rangkap sekarang, berarti ini kan tanggung jawabnya semakin besar," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Djarot bercerita, dulu selama memimpin Ibu Kota berbagi tugas dengan Ahok, maka kini harus bekerja sendirian. Dulu, Ahok bisa menyelesaikan pekerjaan dari kantor dan dia mengerjakan tugas dari luar kantor.


"Koordinasi lebih enak, bisa bagi itu, bagi waktu bagi tugas. Sekarang kan kita sendiri," ujar Djarot.

Meski mengaku lebih berat tanpa Ahok, Djarot mengatakan siap melaksanakan tugas di sisa jabatan kurang lebih empat bulan ini.


"Kalau kerja sendiri sama berdua ya pasti lebih berat sendiri dong. Tapi bagaimanapun ini tanggung jawab. Alhamdulillah kita punya birokrasi cukup solid cukup kompak," kata Djarot.

Presiden Jokowi telah melantik Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia akan menjabat hingga Oktober 2017. Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, selama bertugas nanti Djarot tak didampingi wakil gubernur karena masa jabatannya hanya lima bulan.



Laskar4d.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat langsung bekerja setelah dilantik Presiden Jokowi. Beberapa program telah menunggu Djarot untuk segera diselesaikan

Peran mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok rupanya tidak lepas begitu saja. Melalui Djarot, Ahok memberikan pesan agar program prioritas segera diselesaikan sebelum masa jabatan habis pada Oktober 2017.

Djarot mengatakan, tugasnya saat ini meneruskan program Jokowi dan Ahok ketika mereka masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Dia juga terus berkomunikasi dengan Ahok meski tengah mendekam di penjara.

"Saya berkali-kali berdiskusi dengan Pak Basuki yang saya dipesankan sebelum pelantikan ini. Saya ketemu beliau dan saya ngobrol. (Kata dia) segera tuntaskan (program) dan standar kita yang paling utama adalah tingkat kepuasan masyarakat," kata Djarot di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Saat ini, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta menembus angka 70 persen. Djarot bertugas menjaga hasil ini, bahkan bila perlu terus bertambah.


"Karena itu selama empat bulan ini kita bekerja lebih keras, lebih cepat dan lebih fokus untuk menyelesaikan beberapa program yang harus selesai. Contoh seperti program Jak Grosir. Pak Ahok sampaikan Jak Grosir harus segera diselesaikan itu nanti di Kramat Jati," ujar politikus PDIP tersebut.

Tak hanya itu, Djarot juga terus menyempurnakan Jak Mart agar harga pangan di Jakarta tetap stabil. Termasuk peningkatan pelayanan baik melalui PTSP maupun Ajib.


Kemudian, Djarot tengah menaruh perhatian pada APBD-P 2017. Hal ini dikerjakan sambil menyusun landasan untuk APBD 2018 yang nantinya akan dilaksanakan pemerintahan selanjutnya.


"Tapi sistemnya kita bakukan dengan elektronik budgeting. Semua pakai elektronik budgeting entah itu e-planing, e-budgeting, e-musrembang sampai dengan e-komponen sampai kita masukkan seluruh kebutuhan Jakarta dengan e-katalog sehingga tidak ada lagi proses korupsi di situ. Semuanya transparan dan terbuka," Djarot memungkasi.



Di tengah optimisme tinggi Milanisti pada talenta emas Andre Silva, terselip pula keraguan padanya untuk penuhi ekspektasi.

http://www.laskar4d.com/registration

AC Milan yang begitu terengginas di bursa musim panas ini, membuat khalayak sepakbola kembali takjub setelah resmi mendatangkan penggawa anyar keempatnya untuk musim depan, pada Senin (12/6).

Adalah bomber belia sarat potensi, Andre Silva, yang diboyong dari FC Porto lewat mahar €38 juta. Prosesnya terbilang cepat karena para paparazzi sepakbola baru mencium rumornya sepekan, sebelum kesepakatan transfer terjadi.

Secepat pergerakan Milan untuk memastikan bergabungnya Mateo Musacchio, Franck Kessie, dan Ricardo Rodriguez, dalam jangka waktu tiga pekan saja jelang kedatangan Silva.

Sungguh berkebalikan dengan proses pindah tangan kepemilikan dari Silvio Berlusconi ke Rossoneri Sport Investment Luxembourg yang dikepalai Li Yonghong. Sesuatu yang membuat mata Milan kembali berbinar ketika memasuki pasar bursa pemain, layaknya dahulu.

Kedatangan Silva dipandang jadi kepingan puzzle besar dalam upaya Milan mengembalikan kejayaannya.

Hal itu tak lepas dari keberhasilan I Rosonerri membujuk Gianluigi Donnarumma untuk perbarui kontrak guna jadi legenda di bawah mistar, mengontrak Musacchio dan Rodriguez untuk perkukuh benteng pertahanan, menghadirkan Kessie guna jaga keseimbangan lini tengah, dan Silva yang diharapkan jadi predator ganas lini depan.

Membandingkan usianya yang masih 21 tahun dengan statistiknya baik di level klub maupun Timnas, Milan rasa-rasanya sudah melakukan pembelian yang tepat. Musim lalu Silva sanggup mencetak 21 gol di semua ajang bersama Porto. Sementara di Timnas Portugal, secara luar biasa dia sudah mengoleksi tujuh gol dari delapan caps.


http://www.laskar4d.com/registration


Statistik kesuburan tersebut tentu saja jauh di atas dua bomber utama Milan musim lalu, yakni Carlos Bacca dan Gianluca Lapadula. Kombinasi gol keduanya musim lalu bahkan hanya unggul satu gol dari torehan Silva.

Menilik gaya bermain, sebagai ujung tombak, Silva bukanlah pemain yang eksplosif. Berdasar mula kariernya sebagai playmaker, dirinya merupakan striker penuh skill, disertai mobilitas yang tinggi. Tak jauh beda dengan penyerang tengah flamboyan Portugal, Pedro Pauleta.

"Andre Silva memiliki talenta yang luar biasa. Saya pikir dia bisa jadi penerus saja di Timnas Portugal," begitu deskripsi pemain terbaik dunia empat kali, Cristiano Ronaldo, terhadap kualitas Silva.

Namun apakah Silva benar-benar jadi kebutuhan Milan di sektor depan? Jika diintip dari rumor yang beredar tatkala Il Diavlolo Rosso gencar dikaitkan dengan nama-nama seperti Alvaro Morata, Diego Costa, Zlatan Ibrahimovic, hingga Andrea Belotti, Silva jelas kalah populer.

Keempat nama yang disebutkan di atas juga jauh lebih berpengalaman sehingga sanggup hadirkan garansi awal, ketimbang Silva. Selain itu jika Milan benar-benar menginginkan Silva, kenapa mereka masih ngotot mendatangkan Nikola Kalinic dari Fiorentina?

La Gazzetta dello Sport mensinyalir Silva sejatinya bukanlah transfer yang diidamkan pelatih Milan, Vincenzo Montella. Sosok berusia 42 tahun tersebut bahkan diyakini tak pernah menyebut nama Silva kepada juru transfer Milan, Marco Fassone.

Dalam skemanya mengandalkan formasi 4-3-3, Montella lebih suka menggunakan penyerang oportunis atau sekalian menerapkan taktik false nine. Dalam kasus ini Silva dinilai tak cocok, selain karena tipenya yang bukan bomber oportunis, dia juga selalu bermain dengan dua striker kala membela Porto.

Karenanya L'Aeroplanino akan lebih bahagia jika Fassone menempati janji awalnya, dengan mendatangkan Morata, Belotti, Diego Costa, atau buruan terkininya, Kalinic.

Isu lebih jauh berkembang bahwa Milan masuk dalam perangkap agen super yang menangani Silva, yakni Jorge Mendes. Itu berkaitan dengan banderol besar yang harus mereka keluarkan guna wujudkan transfer ini.

http://www.laskar4d.com/registration

Dilansir laman transfermakt, harga pasaran Silva sejatinya masih berkisar di angka €16 juta atau €22 juta lebih murah dari biaya yang telah dikeluarkan Milan. Namun Mendes dengan pengaruh bisnisnya membuat Porto memasang buy out cluse sebesar €40 juta. Milan yang sudah tergoda mau tak mau hanya bisa menawar sedikit di bawah dari angka tersebut.

Pertanyaan pun mengemuka, apakah Silva memang benar pilihan tepat untuk menyongsong masa depan Milan yang lebih baik? Jawaban paling bijak, Silva mungkin takkan berikan impresi spektakuler di musim perdananya esok.

Namun di usianya yang masih 21 tahun dan kontrak yang mengikatnya hingga lima tahun ke depan, Silva memiliki banyak ruang untuk membuktikan diri di salah satu klub dengan sejarah terbaik dunia. Ya, Milanisiti patut optimistis terhadap talentanya.


http://www.laskar4d.com/registration


Laskar4d.com - Tanpa terasa, Rizieq Shihab DPO kasus chat mesum dengan Firza Hussein sudah berada sekitar 45 hari diluar negeri sejak akhir April lalu. Berdalih Umroh pada awalnya, namun kini lanjut dan tidak diketahui kapan kembali. Setidaknya dari perhitungan kasar, Rizieq sudah menghabiskan dana minimal Rp 350 juta hanya untuk penginapan saja.

Dari berbagai informasi yang ada, kami mencoba menghitung biaya yang dikeluarkan oleh Rizieq Shihab yang tidak diketahui dimana. Setiap orang yang diburu aparat keamanan sering menyembunyikan diri. Itu dilakukan siapapun. Demikian juga yang dilakukan oleh Rizieq, namun tetap saja ada kecerobohan yang dilakukan sehingga keberadaan penginapan pria pimpinan FPI itu bisa diketahui. Setidaknya hingga video pertemuan Rizieq dengan pengacara Eggi Sujana tersebar. Hingga awal Juni, ada 3 tempat yang dijadikan tempat menginap Rizieq yakni 2 kali di Saudi dan 1 di Malaysia.

Diketahui Rizieq berangkat Umroh pada 26 April dan beredar kabar berada di Malaysia pada 11 Mei. Artinya ada kurun 14 hari berada di Saudi. Di duga dia menginap di Hotel Fairmount dari sebuah Fanspage Umat Muslim 30 April menshare status seseorang. Di Hotel tersebut tariff termurahnya berkisar Rp 9 juta. Artinya di hotel mewah itu Rizieq menghabiskan Rp 126 juta, dihitung 1 kamar. Bila memang benar Umroh beserta keluarga maka biaya penginapan akan membengkak lagi. Kemudian, Fanspage Kata Kita mengunggah foto keberadaaan Rizieq di Malaysia dan media lokal memberitakan hal itu berdasar info pengacaranya, Kapitra. Keberadaan di Malaysia kemungkinan untuk memperpanjang visa di Saudi.

Tak lama berada di Saudi, media lokal kemudian memberitakan bahwa laki-laki yang pernah mendekam di penjara saat rezim Megawati dan SBY itu kembali ke Arab Saudi. Nah akun Instagram DPP FPI tanggal 29 Mei mengunggah perbincangan antara Rizieq dengan beberapa orang termasuk Eggi Sujana di kamar pribadi yang mewah.


http://www.laskar4d.com/registration

Dari video itulah kemudian dilakukan analisa keberadaan penginapannya. Yang paling mudah menganalisa tentu sudut-sudut kamar karena kita mudah mengcompare dengan data, foto atau gambar yang tersedia di web hotel tersebut. Misalnya lantai kamar, design interior, model jendela, sudut tampak luar jendela yang kebetulan kamar itu berada di seputar Makkah Al Mukarramah. Analisa tersebut menunjukkan bahwa Rizieq menginap di hotel mewah lain bernama Al Safwah yang bertarif Rp 7 juta permalam. Lagi-lagi bila dihitung sejak keberadaannya di Saudi yang kedua yakni 15 Mei hingga 12 Juni dengan hitungan biaya penginapan 1 kamar Rp 7 juta maka duit keluar Rp 189 juta.

Dari 2 kali menginap di Saudi hingga tanggal 12 Juni, akan diperoleh jumlah Rp 315 juta. Itu belum dihitung periode keberadaannya di Malaysia 5 hari, biaya perjalanan, kamar lain bila benar Rizieq melakukan Umroh bersama seluruh keluarganya bisa mencapai Rp 350 juta lebih. Masih ada kebutuhan biaya konsumsi, komunikasi dan kebutuhan lain maka pengeluaran bisa lebih besar lagi.

Bayangkan biaya yang dikeluarkan sebesar itu hanya untuk menginap saja sementara di bulan Ramadhan begini bukankah banyak hal yang bisa dilakukan dengan lebih baik? Disisi lain, demo-demo kelanjutan tanggal-tanggal keramat makin minim orang. Entah karena puasa, entah karena tidak ada bayaran, entah karena tiadanya tokoh sentral atau karena kesadaran masyarakat muslim membaik yang jelas demo mengatasnamakan umat Islam makin sepi. Seperti diketahui, Rizieq sudah dinyatakan DPO oleh Kepolisian Republik Indonesia pada 31 Mei lalu karena dugaan melakukan chat mesum dengan Firza Hussein. Bukannya menjelaskan kasusnya (jika memang tidak salah) atau bertanggungjawab namun kabur keluar negeri dengan dalih beragam. Ada alasan umroh, ada alasan mengerjakan tesis, ada alasan dikriminalisasi. Bahkan selama berada di pelarian, sempat mengeluarkan pernyataan perlawanan kepada polisi.

Sebagai panutan bagi sebagian orang terutama di FPI, seharusnya Rizieq memberi tauladan yang baik. Buktikan saja bahwa chat itu bukan asli (jika memang dianggap tidak dilakukan). Anda atau pengacara kan bisa mencari ahli IT bukan hanya dalam negeri tapi juga ahli dari luar negeri untuk membuktikan bahwa chat itu tidak nyata. Polri juga tidak bakal sembarangan menetapkan status tersangka jika memang tidak memiliki bukti valid. Lihat kasus Ariel, dia tidak menyebarkan toh tetap dikenakan hukuman. Bahkan FPI berdiri paling depan yang mendesak agar vokalis band Noah itu dijebloskan ke penjara.


http://www.laskar4d.com/registration

Selama pelariannya, ada banyak isu yang dilemparkan terutama dari kelompok yang diduga berasal dari kubu FPI. Lihat saja ada soal tantangan pembuktian chat dengan hadiah uang dan mobil, ada tantangan mubahalah, ada tudingan kriminalisasi, ada perlawanan revolusi putih, menyamakan hijrahnya Rasul dan lain sebagainya. Tidak perlu mengembangkan hal-hal lain, pulang dan hadapi kasusnya. Banyak fakta yang bisa kita lihat di video yang tersebar di youtube tentang pernyataan-pernyataan yang sebenarnya berpotensi diajukan ke pengadilan. Hingga kini paling tidak sudah ada 8 pelaporan tentang Rizieq dan 1 diantaranya sudah ditetapkan tersangka serta 1 lagi masih didalami polisi yakni penghinaan Pancasila. Kasus ini dilaporkan oleh Rachmawati Soekarnoputri.

http://www.laskar4d.com/registration

Laskar4d.com, Jakarta - Sudah hampir satu bulan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berada di tahanan Mako Brimob Kepala Dua, Depok. Sejak ditahan pada 9 Mei 2017, kondisi mantan Gubernur DKI Jakarta itu justru semakin baik. Bahkan, menurut pengacaranya, I Wayan Sudirta wajah Ahok justru semakin cerah.

"Wajahnya lebih cerah. Lebih berisi, tapi berat badannya sama," ujar Wayan kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Menurut Wayan, sejak ditahan, Ahok justru lebih sering berolahraga. Selain itu, dia juga banyak membaca buku dan menulis.

"Kalau sekarang banyak baca surat yang masuk, kemarin saya baru bawa dua buku titipan dari pendukungnya. Beliau banyak baca buku, selain menulis," ucap dia.

Wayan menambahkan, Ahok juga belajar kungfu di dalam lapas. "Pada dasarnya gerakan-gerakannya menyerupai bela diri," ujar Wayan.

Meski telah mengalah dalam proses hukum, Wayan tak menampik jika Ahok masih terus memikirkan vonis yang dia terima.

"Kekecewaan pada pengadilan pasti ada, merasa diperlakukan tidak adil tetap ada. Tapi beliau mengalah untuk kepentingan yang lebih luas. Dia bisa mengatasinya dan berserah pada Tuhan," tandas Wayan.

Selain keluarga dan kuasa hukum, selama di dalam penjara Ahok juga dikunjungi para pendukungnya. Bahkan petugas lapas harus membatasi pengunjung yang ingin bertemu Ahok.

"Jadi penjaga di sana ingin agar Ahok jangan kelelahan," ucap Wayan.


http://www.laskar4d.com/registration


Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutus Ahok bersalah dan terbukti menodai agama. Dia dihukum dua tahun penjara.


Ia dinilai terbukti melanggar Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penodaan terhadap agama.

Ahok sebelumnya sempat ingin mengajukan banding atas putusan hakim, namun belakangan permohonan bandingnya dicabut berdasarkan sejumlah pertimbangan dari dirinya dan pihak keluarga.

http://www.laskar4d.com/registration


Meninggalnya Julia Perez alias Jupe ternyata menjadi duka bagi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Meski saat ini tengah mendekam di dalam penjara, mantan orang nomor satu di Jakarta itu menyempatkan diri mengirimkan karangan bunga untuk Jupe.

Rangkaian bunga yang didominasi warna biru tersebut, tampak berdiri kokoh di rumah duka, di Perumahan Raffles Hills, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (10/6/2017).

Seperti diketahui, Ahok memang memiliki hubungan yang baik dengan Julia Perez. Saat Jupe masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Ahok sempat menjenguk pelantun "Aku Rapopo" tersebut.

"Tadi Jupe buka mata, tapi enggak bisa ngomong banyak. Soalnya ngomong rada susah," ujar Ahok usai menjenguk Jupe, beberapa waktu lalu.




Seperti diketahui, Julia Perez meninggal dunia di RSCM, Jakarta Pusat, Sabtu (10/6/2017), sekitar pukul 11.12 WIB. Jupe meninggal dunia akibat menderita penyakit kanker serviks stadium empat selama dua tahun.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.